Bersyukurlah
![]() |
| (Foto: Fitri) http://writerspapitri.blogspot.co.id/ |
Pagi,
siang, malam, tak mengurungkan niat kami untuk menyusuri kendaraan – kendaraan yang
berhenti pada saat lampu lalu lintas berwarna merah dengan alat musik yang
sangat sederhana. Ada yang terbuat dari botol plastik bekas yang diisi beras,
ada yang menggunakan sepotong kayu dan dipakaikan bagian ujungnya dengan
menggunakan tutup botol bekas. Bahkan, kami juga bernyanyi di dalam kendaraan
umum. Kami juga tak kenal lelah, terik matahari yang membuat kulit hitam yang
amat menyilaukan mata, juga tak kami hiraukan.
Padahal
dalam sehari belum tentu mendapatkan uang yang cukup. Tapi kami tetap berusaha
untuk mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Saya, harusnya bersyukur karena
tidak mengalami hal seperti itu. Tidak berpanas-panasan, tidak bernyanyi untuk
mendapatkan koin-koin yang jumlahnya tak menentu, bisa bersekolah, bermain
tanpa harus memikirkan nanti harus makan apa.
Terkadang,
saya bisanya hanya menghambur – hamburkan uang saja. Tak melihat bagaimana
kedua orangtua jungkir balik mencari nafkah untuk saya. Mencari nafkah untuk
membiayai sekolah dan semua – muanya. Kami yang hidup dijalanan, tanpa orangtua,
bahkan ada yang tidak bersekolah terkadang masih bisa tertawa bersama. Jadi,
saya sangat bersyukr tidak hidup seperti mereka(anak jalanan), masih pumya
tempat tinggal, orang tua yang membiayai kehidupannya dan berterimakasih pada
Tuhan dan orangtua.

jangan boros lagi gan..mending ditabung buat bikin kolam ikan
BalasHapussip sarannya :)
Hapus